Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU GOES TO SCHOOL “Siswa MAN 2 Kota Tasikmalaya Siap Awasi Pemilu ke Depan!”

BAWASLU GOES TO SCHOOL “Siswa MAN 2 Kota Tasikmalaya Siap Awasi Pemilu ke Depan!”

BAWASLU GOES TO SCHOOL
“Siswa MAN 2 Kota Tasikmalaya Siap Awasi Pemilu ke Depan!”

Tasikmalaya, 17 April 2026 – Semangat membangun demokrasi yang berintegritas terus digelorakan oleh Bawaslu Kota Tasikmalaya melalui program Bawaslu Goes to School. Kali ini, kegiatan tersebut digelar di MAN 2 Kota Tasikmalaya dengan melibatkan para siswa sebagai calon pemilih pemula yang akan menjadi bagian penting dalam masa depan demokrasi Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (17/04/2026) ini diikuti dengan antusias oleh para siswa. Mereka tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga diajak untuk berpikir kritis dan memahami peran strategis generasi muda dalam menjaga kualitas pemilu. Suasana interaktif terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan, di mana siswa aktif bertanya dan berdiskusi terkait praktik demokrasi yang jujur dan adil.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2HM) Bawaslu Kota Tasikmalaya, Enceng Fuad Syukron, menegaskan bahwa pengawasan pemilu bukan hanya tugas penyelenggara, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk pelajar.

“Fokus utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman mengenai pentingnya pengawasan partisipatif bagi pemilih pemula. Kami percaya bahwa integritas pemilu dimulai dari pemahaman pemuda yang baik tentang aturan dan etika berdemokrasi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa siswa memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan dalam menciptakan pemilu yang bersih dan berintegritas. Dengan bekal pengetahuan yang tepat, generasi muda diharapkan mampu mengenali potensi pelanggaran, menolak praktik politik uang, serta berani melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan.

Melalui program ini, Bawaslu tidak hanya menyampaikan materi secara teoritis, tetapi juga memberikan contoh-contoh kasus yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Hal ini bertujuan agar para peserta lebih mudah memahami dan menginternalisasi nilai-nilai demokrasi.

Tidak berhenti di situ, para siswa juga diajak untuk berkomitmen menjadi bagian dari pengawasan partisipatif. Mereka didorong untuk tidak hanya menjadi penonton dalam proses demokrasi, melainkan turut mengambil peran aktif sebagai pengawas yang kritis dan bertanggung jawab.

“Kami mengajak para siswa sebagai calon pemilih pemula untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi aktor aktif dalam pengawasan partisipatif,” tegas Enceng.

Program Bawaslu Goes to School menjadi salah satu strategi efektif dalam membangun kesadaran demokrasi sejak dini. Dengan menyasar kalangan pelajar, Bawaslu berharap lahir generasi pemilih yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian terhadap proses demokrasi.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen Bawaslu Kota Tasikmalaya dalam memperluas jangkauan edukasi kepemiluan hingga ke lingkungan pendidikan. Harapannya, nilai-nilai pengawasan partisipatif dapat tertanam kuat dan menjadi budaya di kalangan generasi muda.

Dengan semangat kolaborasi dan edukasi yang berkelanjutan, siswa MAN 2 Kota Tasikmalaya kini tidak hanya siap menjadi pemilih, tetapi juga siap menjadi pengawal demokrasi di masa depan.

 

Humas Bawaslu Kota Tasikmalaya