Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Integritas Demokrasi, Bawaslu Kota Tasikmalaya dan INUTAS Jalin Sinergi Strategis Melalui Tridharma Perguruan Tinggi

Perkuat Integritas Demokrasi, Bawaslu Kota Tasikmalaya dan INUTAS Jalin Sinergi Strategis Melalui Tridharma Perguruan Tinggi

Perkuat Integritas Demokrasi, Bawaslu Kota Tasikmalaya dan INUTAS Jalin Sinergi Strategis Melalui Tridharma Perguruan Tinggi

TASIKMALAYA – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tasikmalaya resmi menjalin kerja sama strategis dengan Institut Nahdlatul Ulama Tasikmalaya (INUTAS) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Selasa (16/12/2025). Kesepakatan ini berfokus pada penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi serta pengembangan pengawasan partisipatif dalam menghadapi Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Ketua Bawaslu Kota Tasikmalaya menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar seremonial formalitas, melainkan sebuah langkah fundamental untuk mengintegrasikan nilai-nilai akademis ke dalam kerja pengawasan lapangan.

Menyentuh Aspek Fundamental Akademik

Kerja sama ini dirancang untuk menyentuh akar rumput demokrasi melalui tiga pilar utama Tridharma: Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat.

  • Pendidikan: Mahasiswa INUTAS diharapkan menjadi garda terdepan dalam literasi politik, membawa pemahaman mengenai regulasi pemilu ke lingkungan keluarga dan organisasi.
  • Penelitian: Bawaslu membuka ruang bagi akademisi untuk melakukan kajian kritis terkait kerawanan pemilu dan pola pelanggaran di Kota Tasikmalaya guna menciptakan strategi pencegahan yang lebih presisi.
  • Pengabdian: Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) atau praktik lapangan, mahasiswa dapat menjadi agen pengawas partisipatif yang mengedukasi masyarakat tentang bahaya politik uang dan hoaks.

Membangun Ekosistem Demokrasi yang Bersih

Dalam arahannya, Ketua Bawaslu Kota Tasikmalaya menyampaikan bahwa tantangan demokrasi ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, diperlukan "pendekatan hibrida" yang menggabungkan ketegasan regulasi dengan kedalaman intelektual perguruan tinggi.

"Kami ingin menciptakan ekosistem demokrasi yang bersih di Kota Tasikmalaya. Dengan melibatkan INUTAS, kita sedang menanam benih integritas di kalangan intelektual muda. Demokrasi yang sehat tidak hanya lahir dari aturan yang ketat, tapi dari gerakan masyarakat yang terdidik secara akademis dan moral," ujar Ketua Bawaslu.

Gerakan Masyarakat dan Pengawasan Partisipatif

Sinergi ini diharapkan mampu mengonversi teori-teori akademik menjadi gerakan sosial nyata. Mahasiswa tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi mitra aktif Bawaslu dalam melaporkan potensi pelanggaran dan menjaga netralitas di setiap tahapan kontestasi politik.

Dengan adanya payung hukum kerja sama ini, Bawaslu Kota Tasikmalaya dan INUTAS berkomitmen untuk memastikan setiap suara masyarakat terjaga dan setiap proses pemilihan berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku, demi mewujudkan kepemimpinan yang legitimate bagi masa depan Kota Tasikmalaya.

Humas Bawaslu Kota Tasikmalaya