Perkuat Kapasitas dan Sambut Hari Kemerdekaan melalui Sinergi Antar-Divisi, Bawaslu Kota Tasikmalaya Gelar NGOBRAS
|
Tasikmalaya, 10 Agustus 2026 — Dalam upaya memperkuat koordinasi, konsolidasi, dan kapasitas internal kelembagaan, Bawaslu Kota Tasikmalaya kembali menggelar kegiatan NGOBRAS (Ngobrol Bareng Semua Divisi) pada Senin, 10 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi ruang komunikasi dan diskusi internal bagi seluruh jajaran untuk menyamakan persepsi, menyelaraskan langkah, serta memperkuat sinergi antardivisi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan Bawaslu Kota Tasikmalaya.
NGOBRAS tidak hanya menjadi forum untuk membahas agenda kelembagaan, tetapi juga menjadi sarana membangun budaya kerja yang terbuka, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui forum ini, berbagai gagasan, evaluasi, serta rencana kegiatan dapat dibahas secara bersama sehingga setiap divisi memiliki pemahaman dan arah kerja yang selaras.
Dua Agenda Utama dalam NGOBRAS
Dalam pertemuan NGOBRAS kali ini, terdapat dua agenda utama yang menjadi fokus pembahasan, yakni persiapan agenda Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan penguatan kapasitas internal kelembagaan.
Persiapan Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia
Agenda pertama berkaitan dengan persiapan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut dan menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pembahasan dilakukan untuk menyusun berbagai rangkaian kegiatan yang dapat dilaksanakan secara bersama-sama oleh jajaran Bawaslu Kota Tasikmalaya. Peringatan Hari Kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat kebangsaan, gotong royong, kebersamaan, serta penghargaan terhadap nilai-nilai perjuangan.
Semangat kemerdekaan tersebut diharapkan dapat diterjemahkan dalam lingkungan kerja melalui peningkatan disiplin, integritas, tanggung jawab, dan komitmen dalam menjalankan tugas kelembagaan.
Bagi Bawaslu, semangat kemerdekaan juga memiliki keterkaitan erat dengan upaya menjaga demokrasi. Kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu bangsa perlu terus diisi dengan kerja nyata, termasuk melalui pengawasan pemilu dan pemilihan yang berintegritas, transparan, serta berpihak pada kepentingan masyarakat.
Penguatan Kapasitas dan Soliditas Internal
Agenda kedua berfokus pada penguatan kapasitas internal. Bawaslu Kota Tasikmalaya menyadari bahwa kualitas kelembagaan sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankan seluruh fungsi dan tanggung jawab organisasi.
Karena itu, peningkatan kapasitas jajaran menjadi bagian penting yang perlu dilakukan secara berkelanjutan. Setiap personel diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kemampuan berkoordinasi, serta pemahaman terhadap tugas dan fungsi masing-masing.
Penguatan kapasitas juga tidak dapat dipisahkan dari upaya membangun soliditas antardivisi. Setiap divisi memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda, namun seluruhnya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam satu kesatuan kelembagaan Bawaslu Kota Tasikmalaya.
Melalui NGOBRAS, setiap divisi diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan, memberikan masukan, melakukan evaluasi, serta membangun kesepahaman terhadap berbagai agenda yang akan dilaksanakan. Dengan komunikasi yang terbuka, potensi persoalan dapat diidentifikasi lebih awal dan dicarikan solusi secara bersama-sama.
Ketua Bawaslu: Komunikasi dan Konsolidasi Harus Terus Diperkuat
Ketua Bawaslu Kota Tasikmalaya, Zaki Pratama Sauri, menekankan pentingnya membangun komunikasi dan konsolidasi internal sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja kelembagaan.
Menurutnya, setiap divisi harus terus membangun koordinasi dan komunikasi agar seluruh program serta tugas kelembagaan dapat berjalan secara efektif dan terarah.
“NGOBRAS menjadi ruang bagi kita untuk berdiskusi, menyamakan persepsi, dan memperkuat komunikasi antardivisi. Kita ingin seluruh jajaran memiliki semangat yang sama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kelembagaan.”
Zaki menambahkan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, tantangan dalam pelaksanaan tugas Bawaslu terus berkembang sehingga dibutuhkan jajaran yang memiliki kemampuan, integritas, serta kesiapan dalam menghadapi berbagai dinamika.
“Kapasitas personal harus terus diperkuat karena kelembagaan yang kuat dibangun dari sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan komitmen. Karena itu, soliditas, komunikasi, dan kolaborasi harus terus kita jaga.”
Ia juga menyampaikan bahwa momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dapat menjadi sarana untuk memperkuat rasa kebersamaan di lingkungan Bawaslu Kota Tasikmalaya.
Semangat kemerdekaan, lanjutnya, harus diwujudkan dalam bentuk kerja nyata, terutama dengan memberikan kontribusi terbaik dalam menjalankan tugas pengawasan dan menjaga kualitas demokrasi.
NGOBRAS sebagai Budaya Konsolidasi Internal
Kegiatan NGOBRAS diharapkan tidak berhenti sebagai agenda diskusi rutin, tetapi dapat berkembang menjadi bagian dari budaya kerja di lingkungan Bawaslu Kota Tasikmalaya.
Forum komunikasi seperti ini memiliki peran penting dalam memastikan setiap kebijakan, program, dan agenda kelembagaan dapat dipahami serta dilaksanakan secara bersama-sama. Dengan komunikasi yang intensif, koordinasi dapat berjalan lebih efektif dan potensi kesenjangan informasi antarbagian dapat diminimalkan.
Selain itu, NGOBRAS juga menjadi ruang untuk membangun suasana kerja yang lebih terbuka. Setiap jajaran dapat menyampaikan ide, gagasan, maupun evaluasi secara konstruktif demi kepentingan organisasi.
Kebersamaan tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan tugas Bawaslu. Sebab, pelaksanaan pengawasan yang optimal membutuhkan kerja sama seluruh unsur kelembagaan, bukan hanya mengandalkan satu divisi atau individu.
Memaknai Kemerdekaan melalui Pengabdian
Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia juga menjadi momentum bagi Bawaslu Kota Tasikmalaya untuk merefleksikan kembali makna kemerdekaan dalam konteks pengabdian kepada masyarakat.
Kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai peristiwa sejarah, tetapi juga sebagai tanggung jawab setiap warga negara untuk menjaga nilai-nilai demokrasi, hukum, keadilan, dan kebersamaan.
Dalam konteks kelembagaan Bawaslu, semangat tersebut diwujudkan melalui komitmen untuk terus menjalankan tugas pengawasan secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.
Penguatan internal yang dilakukan melalui NGOBRAS diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pelaksanaan tugas ke depan. Dengan SDM yang semakin kompeten, komunikasi yang semakin terbuka, serta koordinasi yang semakin kuat, Bawaslu Kota Tasikmalaya diharapkan mampu memberikan kontribusi yang semakin baik dalam menjaga proses demokrasi.
Melangkah Lebih Solid dan Responsif
Melalui kegiatan NGOBRAS, Bawaslu Kota Tasikmalaya terus membangun fondasi kelembagaan yang kuat dengan mengedepankan komunikasi, koordinasi, kolaborasi, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia.
Persiapan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan, sementara penguatan kapasitas internal menjadi investasi penting untuk meningkatkan kualitas kinerja kelembagaan.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang terus diperkuat, Bawaslu Kota Tasikmalaya siap melangkah lebih solid, profesional, responsif, dan berintegritas dalam menjalankan tugas-tugas pengawasan serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Solid dalam kelembagaan, kuat dalam pengawasan, bersama menjaga demokrasi.”
Humas Bawaslu Kota Tasikmalaya