Bawaslu Kota Tasik Siapkan Kader Pengawasan Partisipatif
|
Foto Bersama Kegiatan Konsolidasi Pengawas Partisipatif Kota Tasikmalaya Tahun 2020 (Foto: Humas Bawaslu Kota Tasikmalaya)
TASIKMALAYA (21/11),- Persiapan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) harus disiapkan sejak saat ini, walaupun Rancangan Undang-Undang Pemilihan Umum (RUU) masih menjadi pembahasan oleh DPR RI. Salahsatu bentuk persiapan yang dilakukan Bawaslu Kota Tasikmalaya adalah menyelenggarakan Konsolidasi Kader Pengawasan Partisipatif pada hari Sabtu (21/11) bertempat di Hotel Grand Metro Tasikmalaya.
Ijang selaku ketua Bawaslu Kota Tasikmalaya mengatakan dalam sambutannya "Bahwa Bawaslu Kota Tasikmalaya telah menyelenggarakan beberapa kali Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP), sehingga saat ini Bawaslu Kota Tasikmalaya telah memiliki kader pengawas partisipatif".
"Kita telah memiliki kader SKPP 106 orang, yang berasal dari berbagai unsur dan latar belakang. Perwakilan Perguruan Tinggi yang ada di Tasikmalaya, perwakilan organisasi masyarakat (pemuda/mahasiswa), dan masyarakat umum".
Diakhir sambutan Ijang menyampaikan "Walaupun ditengah Pandemi, Bawaslu tetap aktif melakukan berbagai kegiatan, salahsatu diantaranya tetap melakukan edokuasi pengawasan kepada masyarakat melalui berbagai media dan kegiatan seperti Konsolidasi Kader Pengawasan ini"
Hadir dalam pembukaan Feizal Rachman, Kepala Bagian Sosialisasi Bawaslu RI, Pimpinan dan sekretariat Bawaslu Kota Tasikmalaya.
Feizal yang juga salahsatu inisiator SKPP di Bawaslu RI menjelaskan "SKPP ini digagas agar yang melakukan pengawasan saat tahapan pemilu bukan hanya Bawaslu, sehingga perlu partisipasi masyarakat untuk mencipatkan pemilihan yang berkualitas".
Selain itu Feisal menambahkan "Diharapkan para kader SKPP ini menjadi agen pengawas pemilu yang terlibat aktif menyampaikan kepada masyarakat luas terkait pengawasan pelanggaran pemilu. Contoh, kebanyakan laporan pelanggaran pemilu yang datang ke Bawaslu bukan dari masyarakat umum, hal ini menunjukkan partisipasi masyarakat masih kurang dalam ranah pengawasan pemilu".
Konsolidasi Kader Pengawas Partisipatif Bawaslu Kota Tasikmalaya berlangsung dengan penuh antusias, dilihat dari peserta yang aktif dalam sesi diskusi dan merancang Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL). (IFS)