Bawaslu Kota Tasikmalaya Melaksanakan Rakernis Pencegahan dan Pengawasan Pemuktahiran Data Pemilih Pada Pemilihan Serentak 2024
|
Bawaslu Kota Tasikmalaya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tasikmalaya bertempat di salah satu hotel di Jalan Yudanegara mengadakan rapat kerja tekhnis pengawasan dan pemutakhiran data dengan internal panwaslu Kecamatan dengan yang terundang satu kordinator divisi bidang pencegahan dan staf tekhnis, ini diucapkan Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Enceng Fuad Syukron kepada wartawan disela sela acara, Selasa (09/07/24)
Dimana giat ini kita akan memfokuskan yang pertama terkait dengan alat kerja pengawasan, kemudian yang selanjutnya juga kami menarik data hasil dari pengawasan pencocokan dan penelitian data pemilih yang sedang dilakukan Oleh KPU dari hari pertama hingga sekarang.
Kami sudah menemukan tapi proses coklat kan belum selesai proses coklatnya sampai tanggal 24 Juli jadi masih panjang yang TMS (tidak memenuhi syarat) sebagai pemilih sudah tercatat sekitar1600 orang, TMS ini harus didukung dengan surat kematian, supaya bisa akurat.
Kemudian, ada juga penduduk yang sulit ditemukan di Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) ada tetapi ketika konfirmasi dan koordinasi ke RT dan RW setempat penduduk ini tidak ada, pernah tinggal disana tapi ketika pindah tidak lapor.
“Sehingga ini akan jadi salah satu fokus kami pengawasan terkait kepastian penduduk ini apakah masih berdomisili di Kota Tasikmalaya atau tidak. Kalau misalnya domisili di Kota Tasikmalaya ini harus segera di temukan.
Karena kita memiliki semangat kawal hak pilih, jadi siapapun itu warga Kota Tasikmalaya yang genap 17 tahun harus tedaftar di Daftar Pemilih.
Yang sulit ditemukan ini sampai saat ini kurang lebih 67 pemilih, lokasinya masih tersebar dan temen PKD masih fokus terhadap itu.
Selain itu, ada data Anomali, yang RT RW 0 yang sudah ditemukan di angka 212 mungkin kalau KPU bisa menemukan lebih.
“Data hasil laporan dari PKD disampaikan kepada KPU, tidak harus menunggu berakhirnya proses coklit namun ketika ada temuan langsung selalu disampaikan kepada KPU, mudah mudahan setelah coklit ini datanya harus akurat harapan kita seperti itu,” tandasnya.
Humas Bawaslu Kota Tasikmalaya