Lompat ke isi utama

Berita

Mengkomunikasikan Citra Agen Perubahan Lembaga Pengawas Pemilu Kepada Masyarakat

Bawaslu Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Bimtek Kehumasan pada hari Sabtu-Senin, 22 - 24 Desember 2018. Bertempat di Hau Eco Lodges Citumang Pangandaran.

Menghadapi Pemilu 2019, posisi kehumasan mempunyai posisi strategis dalam mencitrakan dan membangun lembaga.  Maksud dan tujuan kegiatan ini untuk mencitrakan dan mengkomunikasikan informasi pemilu kepada masyarakat. Selain informasi dengan berjalannya modernisasi atau hubungan masyarakat, dianggap semakin penting dalam sebuah intansi baik pemerintahan ataupun swasta. Bawaslu harus mampu membuat program program kreatif yang melibatkan partisipasi publik.

Dalam kegiatan ini dihadiri oleh peserta yang meliputi dari Anggota dan Staf Bawaslu Kota/Kabupten Se-Jawa Barat yang didorong untuk lebih aktif dalam memberikan informasi kepada publik, selain untuk memberikan informasi, Bawaslu harus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam hal pengawasan juga pencegahan dalam pemilu 2019 ini.

Bawaslu juga harus melakukan pengawasan dan pencegahan di dalam media sosial.

"Kita harus melakukan langkah-langkah pengawasan, dan ritme kerja kita membutuhkan kecepatan dan ketepatan dalam melakukan pengawasan". kata Yusuf Kurnia Anggota Bawaslu Jawa Barat Abdullah usai membuka Bimtek Kehumasan.

Sementara itu Lolli Suhenty, Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat mengatakan "kerja kehumasan itu harus mempunyai target, Visi misinya menjadikan Bawaslu menjadi lembaga yang terpercaya". Ujar loli.

Menurut lolly, setidaknya Humas memiliki 2 peran penting, yaitu sebagai ujung tombak dalam penyampaian visi misi maupun agenda program bawaslu, dan humas juga sebagai pelayan informasi.

Adapun Narasumber :
1. Agus Nahrowi

Learning & Knowledge Manager - The Forest Trust (TFT) Indonesia.

2. Firman Maulana

Founder Of Sukapura Project.

3. Fiat Bagus Pratama

Founder Providstudio.

181bee9c-448f-4c46-b382-a4ad95de1d33.jpg
Tag
PUBLIKASI
Publikasi
Siaran Pers