Lompat ke isi utama

Berita

Refleksi Penanganan Pelanggaran Tindak Pidana Pemilu Tahun 2019 dalam Menghadapi Pemilu Tahun 2024

Dokumentasi Humas Bawaslu Kota Tasikmalaya

TASIKMALAYA - Bawaslu Kota Tasikmalaya gelar rapat konsolidasi sentra penegakkan hukum terpadu (Gakkumdu) “Refleksi Penanganan Pelanggaran Tindak Pidana Pemilu Tahun 2019 dalam Menghadapi Pemilu Tahun 2024” di Hotel Harmoni (11/12/2022).

Dalam sambutannya sekaligus membuka acara, Ketua Bawaslu Kota Tasikmalaya Ijang Jamaludin menyampaikan bahwa kita harus melakukan evaluasi dan merefleksi Sentra Gakkumdu pada Pemilu 2019, dengan upaya untuk memperbaiki kerja Tim Sentra Gakkumdu menjelang Pemilu 2024.

Hadir pada kegiatan narasumber ahli dari Kepolisian Daerah Jawa Barat, Kejakasaan Tinggi Negeri Jawa Barat, Pengamat Politik dan akademisi.

Taufik Rahman selaku narasumber dari DIT Reskrimum Polda Jabar menyampaikan bahwa sempurnanya tugas pengawas pemilu adalah pengawasan hingga temuan. Apabila ada masyarakat yang melakukan laporan dugaan pelanggaran dalam tahapan saat ini wajib untuk diterima. “Ini sebagai bentuk bahwa kita merespon laporan masyarakat. Persoalan laporan tersebut tidak termasuk pelanggaran, maka berikan jawaban secara administrasi. Karena kita pun selaku lembaga harus dan perlu memiliki dokumentasi administrasi sebagai betuk pertanggungjawaban kepada publik” ucapnya.

Selain itu, Suharso selaku narasumber dari Kejaksaan Tinggi Negeri Jawa Barat menambahkan bahwa terdapat beberapa aspek yang menjadi alasan penegakkan hukum pemilu tidak maksimal pada pemilu 2019, yaitu Aspek norma hukum, aspek struktur penegakkan hukum (sentra gakkumdu) dan Aspek Budaya Hukum.

Disisi lain, Yosep Yusdiana selaku pengamat politik Direktur Eksekutif Komunitas NgaSo (Ngaji Sosial) Institute menyampaikan bahwa Penindakan terbaik dari Bawaslu adalah pencegahan. “Pencegahan dan  penindakan ini adalah satu tarikan nafas yang tidak bisa dipisahkan. Karena pencegahan akan lebih mudah daripada penindakan” ucapnya.

Firman Manan selaku narasumber dari akademisi menyampaikan beberapa hal tentang sejarah perkembanga demokrasi di Indonesia.

Penulis: IFS

Editor: FFR

Tag
Publikasi