Lompat ke isi utama

Berita

SINERGI LINTAS LEMBAGA, PUTRA DAERAH BERKONTRIBUSI UNTUK NEGERI: BAWASLU DAN KEJAKSAAN PERKUAT KOMITMEN MENGAWAL DEMOKRASI

SINERGI LINTAS LEMBAGA, PUTRA DAERAH BERKONTRIBUSI UNTUK NEGERI: BAWASLU DAN KEJAKSAAN PERKUAT KOMITMEN MENGAWAL DEMOKRASI

SINERGI LINTAS LEMBAGA, PUTRA DAERAH BERKONTRIBUSI UNTUK NEGERI: BAWASLU DAN KEJAKSAAN PERKUAT KOMITMEN MENGAWAL DEMOKRASI

Tasikmalaya, 17 Oktober 2026 — Semangat kebanggaan terhadap daerah dan komitmen menjaga demokrasi menjadi nilai penting dalam pertemuan Ketua Bawaslu Kota Tasikmalaya, Zaki Pratama Sauri, M.H., bersama Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia, Prof. Asep Nana Mulyana, yang merupakan putra daerah Kota Tasikmalaya dan kini mengemban amanah penting di tingkat nasional.

Pertemuan tersebut menjadi momentum yang bermakna, tidak hanya sebagai bentuk silaturahmi dan kebanggaan terhadap putra daerah yang berkiprah di tingkat nasional, tetapi juga sebagai pengingat akan pentingnya sinergi antarlembaga negara dalam menjaga kehidupan demokrasi yang sehat, berintegritas, dan berkeadilan.

Bagi masyarakat Kota Tasikmalaya, kiprah Prof. Asep Nana Mulyana di tingkat nasional merupakan kebanggaan tersendiri. Perjalanan pengabdian seorang putra daerah yang dipercaya menjalankan tugas strategis di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia menjadi gambaran bahwa kontribusi bagi bangsa dan negara dapat lahir dari berbagai daerah, termasuk Kota Tasikmalaya. Pengabdian tersebut sekaligus menjadi inspirasi bahwa integritas, kompetensi, dan dedikasi merupakan modal penting dalam menjalankan amanah untuk kepentingan masyarakat luas.

Dalam konteks kelembagaan, Bawaslu dan Kejaksaan Republik Indonesia memiliki peran penting dalam mendukung tegaknya hukum dan keadilan, khususnya dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum. Kedua lembaga tersebut bersinergi melalui Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), sebuah wadah koordinasi yang melibatkan Bawaslu, Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Kejaksaan Republik Indonesia dalam penanganan tindak pidana Pemilu.

Sentra Gakkumdu menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan penegakan hukum Pemilu yang profesional, terpadu, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Melalui koordinasi dan komunikasi antarlembaga, setiap dugaan tindak pidana Pemilu yang ditangani dapat dikaji secara cermat dengan memperhatikan ketentuan hukum, kecukupan bukti, serta kewenangan masing-masing unsur yang terlibat.

Sinergi tersebut memiliki arti strategis dalam menjaga kualitas demokrasi. Pemilu yang berintegritas tidak cukup hanya ditandai dengan terlaksananya pemungutan dan penghitungan suara, tetapi juga harus didukung oleh kepastian hukum, perlindungan hak politik warga negara, serta penanganan dugaan pelanggaran secara profesional dan berkeadilan.

Dalam pelaksanaannya, Bawaslu menjalankan tugas pengawasan, menerima dan menindaklanjuti laporan atau temuan sesuai kewenangannya, serta melakukan penanganan pelanggaran berdasarkan ketentuan yang berlaku. Sementara itu, unsur Kepolisian dan Kejaksaan menjalankan peran sesuai kewenangan masing-masing dalam proses penanganan tindak pidana Pemilu. Kolaborasi ketiga unsur tersebut menjadi fondasi penting bagi pelaksanaan penegakan hukum yang terkoordinasi dan akuntabel.

Keberadaan Sentra Gakkumdu juga mencerminkan bahwa menjaga demokrasi bukanlah tanggung jawab satu lembaga semata. Diperlukan kesamaan pemahaman, komitmen terhadap aturan, profesionalitas aparat, serta koordinasi yang berkelanjutan agar setiap proses penegakan hukum mampu memberikan kepastian dan menjaga kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan Pemilu.

Bawaslu Kota Tasikmalaya memandang bahwa penguatan sinergi antarlembaga merupakan bagian penting dari upaya membangun sistem demokrasi yang semakin matang. Hubungan kelembagaan yang baik, komunikasi yang efektif, serta penghormatan terhadap kewenangan masing-masing institusi menjadi unsur pendukung dalam mewujudkan pengawasan dan penegakan hukum Pemilu yang berintegritas.

Lebih dari itu, demokrasi yang berkualitas membutuhkan komitmen bersama untuk menolak segala bentuk praktik yang dapat mencederai prinsip kejujuran dan keadilan. Politik uang, penyalahgunaan kewenangan, manipulasi proses demokrasi, serta berbagai tindakan yang bertentangan dengan ketentuan hukum harus menjadi perhatian bersama sesuai dengan kewenangan setiap lembaga.

Upaya tersebut perlu berjalan seiring dengan peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab, menghormati perbedaan pilihan politik, serta berani melaporkan dugaan pelanggaran melalui mekanisme yang tersedia. Dengan demikian, pengawasan Pemilu tidak hanya bertumpu pada kerja kelembagaan, tetapi juga diperkuat oleh partisipasi masyarakat yang sadar akan hak dan tanggung jawab demokratisnya.

Bagi Bawaslu Kota Tasikmalaya, semangat pengabdian putra daerah di tingkat nasional juga menjadi pengingat bahwa membangun daerah dan mengabdi kepada negara merupakan dua hal yang saling berkaitan. Kemajuan Kota Tasikmalaya tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas tata kelola pemerintahan, penegakan hukum, serta kehidupan demokrasi yang menjunjung tinggi integritas dan keadilan.

Oleh karena itu, momentum ini diharapkan dapat semakin memperkuat semangat kolaborasi dan komitmen bersama dalam menjaga marwah demokrasi. Dengan sinergi yang solid antara Bawaslu, Kepolisian, Kejaksaan, serta dukungan seluruh elemen masyarakat, penyelenggaraan Pemilu diharapkan dapat berlangsung secara demokratis, transparan, dan berintegritas.

Demokrasi yang kuat lahir dari pengawasan yang berintegritas, penegakan hukum yang berkeadilan, dan sinergi antarlembaga yang berlandaskan komitmen terhadap kepentingan bangsa.

Bawaslu Kota Tasikmalaya terus berkomitmen mengawal demokrasi, memperkuat pengawasan partisipatif, dan mendorong tegaknya keadilan Pemilu demi terwujudnya kehidupan demokrasi yang bermartabat bagi seluruh masyarakat.

Humas Bawaslu Kota Tasikmalaya