WUJUD CINTA DAERAH, KAWAL DEMOKRASI KOTA TASIKMALAYA
|
Tasikmalaya, 17 Oktober 2026 — Semangat kebersamaan, kecintaan terhadap daerah, dan komitmen membangun Kota Tasikmalaya menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Tasikmalaya Tahun 2026. Momentum bersejarah ini turut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kota Tasikmalaya, Zaki Pratama Sauri, M.H., yang mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari Upacara Peringatan Hari Jadi Kota Tasikmalaya hingga Rapat Paripurna DPRD Kota Tasikmalaya.
Kehadiran Ketua Bawaslu Kota Tasikmalaya dalam rangkaian peringatan tersebut merupakan wujud partisipasi kelembagaan sekaligus bentuk dukungan terhadap semangat kebersamaan dalam membangun daerah. Hari jadi kota bukan sekadar perayaan bertambahnya usia sebuah wilayah, melainkan juga momentum refleksi untuk mengenang perjalanan sejarah, menghargai perjuangan para pendahulu, serta memperkuat tekad bersama dalam mewujudkan Kota Tasikmalaya yang semakin maju, harmonis, dan berdaya saing.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Jadi Kota Tasikmalaya Tahun 2026. Upacara tersebut menjadi momen penting untuk menumbuhkan kembali rasa bangga terhadap identitas daerah, memperkuat semangat persatuan, serta meneguhkan komitmen seluruh elemen masyarakat dalam melanjutkan pembangunan. Nilai-nilai kedisiplinan, pengabdian, tanggung jawab, dan gotong royong yang terkandung dalam pelaksanaan upacara menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah membutuhkan kontribusi nyata dari seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat.
Setelah pelaksanaan upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Paripurna DPRD Kota Tasikmalaya. Forum tersebut menjadi salah satu momentum penting dalam memperingati perjalanan Kota Tasikmalaya, sekaligus ruang refleksi atas berbagai capaian pembangunan, tantangan yang dihadapi, serta harapan masyarakat terhadap masa depan daerah.
Rapat paripurna juga menjadi pengingat akan pentingnya peran lembaga pemerintahan dan perwakilan rakyat dalam menjalankan amanah publik secara bertanggung jawab. Melalui tata kelola pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan akuntabel, pembangunan diharapkan dapat berjalan sejalan dengan aspirasi masyarakat serta berorientasi pada kepentingan bersama.
Bagi Bawaslu Kota Tasikmalaya, peringatan Hari Jadi Kota Tasikmalaya memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar agenda seremonial. Momentum ini menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah dan penguatan demokrasi merupakan dua hal yang saling berkaitan. Kota yang maju tidak hanya ditandai oleh perkembangan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik, tetapi juga oleh kehidupan demokrasi yang sehat, partisipatif, dan berintegritas.
Sejarah mencatat bahwa kemajuan dan keharmonisan suatu daerah tidak dapat dilepaskan dari kuatnya persatuan masyarakat serta tegaknya nilai-nilai demokrasi. Demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat menjadi fondasi penting dalam memastikan bahwa setiap warga negara memiliki kesempatan yang setara untuk berpartisipasi dalam menentukan arah kepemimpinan dan masa depan daerahnya.
Dalam konteks tersebut, Bawaslu Kota Tasikmalaya terus berkomitmen menjalankan tugas dan fungsinya dalam pengawasan penyelenggaraan pemilu dan pemilihan, sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pengawasan partisipatif. Pengawasan bukan hanya menjadi tanggung jawab lembaga penyelenggara pemilu, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat sebagai bagian dari upaya bersama menjaga kualitas demokrasi.
Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan penting dalam membangun budaya demokrasi yang berintegritas. Kesadaran untuk menolak politik uang, menghindari penyebaran informasi bohong, bersikap kritis terhadap berbagai bentuk pelanggaran, serta menghormati perbedaan pilihan merupakan wujud nyata kecintaan terhadap daerah dan bangsa.
Semangat inilah yang perlu terus dirawat, bahkan ketika tidak sedang berada dalam tahapan penyelenggaraan pemilu. Sebab, demokrasi bukanlah kegiatan yang hanya hadir pada saat pemungutan suara, melainkan nilai yang harus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari melalui keterbukaan, penghormatan terhadap perbedaan, kepatuhan terhadap aturan, dan kesediaan untuk mengutamakan kepentingan bersama.
Peringatan Hari Jadi Kota Tasikmalaya Tahun 2026 juga menjadi kesempatan untuk memperkuat sinergi antarlembaga dan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah daerah, DPRD, penyelenggara pemilu, organisasi kemasyarakatan, kalangan akademisi, generasi muda, serta masyarakat luas memiliki peran masing-masing dalam menjaga iklim demokrasi yang kondusif dan membangun daerah secara berkelanjutan.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, Bawaslu Kota Tasikmalaya berharap nilai-nilai demokrasi dapat semakin mengakar di tengah masyarakat. Tidak hanya dalam bentuk partisipasi pada pemilu dan pemilihan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap persoalan publik, keterlibatan dalam pembangunan, serta komitmen menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Hari Jadi Kota Tasikmalaya menjadi pengingat bahwa mencintai daerah bukan sekadar merayakan sejarah dan mengenang perjalanan masa lalu. Lebih dari itu, cinta terhadap daerah diwujudkan melalui kontribusi nyata, sikap bertanggung jawab, serta kesediaan untuk menjaga nilai-nilai yang menjadi fondasi kehidupan bersama.
Bagi Bawaslu Kota Tasikmalaya, mengawal demokrasi merupakan bagian dari pengabdian untuk memastikan bahwa setiap proses demokrasi berlangsung sesuai dengan ketentuan dan prinsip keadilan. Dengan pengawasan yang berintegritas serta dukungan masyarakat yang aktif, diharapkan kualitas demokrasi di Kota Tasikmalaya semakin kuat dan mampu menjadi landasan bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Selamat Hari Jadi Kota Tasikmalaya Tahun 2026!
Mari terus merawat persatuan, memperkuat kolaborasi, dan menumbuhkan rasa bangga terhadap Kota Tasikmalaya. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen menjaga demokrasi, kita wujudkan Kota Tasikmalaya yang semakin maju, harmonis, inklusif, dan bermartabat.
Humas Bawaslu Kota Tasikmalaya